{"id":231,"date":"2025-05-19T11:00:12","date_gmt":"2025-05-19T11:00:12","guid":{"rendered":"https:\/\/geliat.web.id\/?page_id=231"},"modified":"2025-06-22T14:21:57","modified_gmt":"2025-06-22T07:21:57","slug":"introduction","status":"publish","type":"page","link":"https:\/\/geliat.web.id\/id\/introduction\/","title":{"rendered":"Latar Belakang"},"content":{"rendered":"<div style=\"text-align: justify; font-size: 16px; line-height: 1.8;\">\n<p><strong>GELIAT (GErak LIterAsi digiTal)<\/strong><\/p>\n<p><strong>Platform Kolaboratif untuk Literasi Digital Indonesia<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li><strong>GELIAT<\/strong> hadir sebagai ruang digital yang menghubungkan dan memberdayakan komunitas dalam mengembangkan literasi digital. Lebih dari sekadar aplikasi pembelajaran, GELIAT menawarkan ekosistem interaktif di mana anggota komunitas dapat berinteraksi, berbagi pengetahuan, dan bertumbuh bersama dalam konteks transformasi digital Indonesia.<\/li>\n<li>Melalui pendekatan sosial-kolaboratif, <strong>GELIAT<\/strong> memfasilitasi pembelajaran yang inklusif dan bermakna, memungkinkan komunitas menjadi agen aktif dalam pengembangan keterampilan digital yang relevan dengan kebutuhan dan aspirasi mereka.<\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>Visi dan Pendekatan<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li><strong>GELIAT<\/strong> menjembatani kesenjangan digital dengan menyediakan sarana pembelajaran yang berakar pada interaksi sosial dan kolaborasi antar anggota komunitas. Kami percaya bahwa transformasi digital yang efektif terjadi ketika anggota komunitas dapat saling mengamati, belajar, dan menginspirasi dalam lingkungan yang mendukung.<\/li>\n<li>Melalui <strong>GELIAT<\/strong>, komunitas dapat membangun jejaring dengan penggiat literasi digital dari berbagai wilayah, menciptakan inisiatif inovatif yang memberdayakan anggotanya, serta mengembangkan keterampilan digital praktis yang langsung dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan aktivitas produktif.<\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>Layanan Utama<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li><strong>GELIAT<\/strong> menyediakan ruang belajar interaktif berbasis media sosial yang dirancang khusus untuk memfasilitasi pembelajaran kolaboratif. Platform ini dilengkapi dengan modul pembelajaran terstruktur yang disesuaikan dengan kebutuhan lokal, memastikan relevansi dan aplikabilitas konten bagi peserta di berbagai konteks.<\/li>\n<li>Forum diskusi yang terintegrasi memungkinkan anggota komunitas untuk berbagi pengalaman, mengajukan pertanyaan, dan membangun pengetahuan kolektif mengenai literasi digital. Melalui interaksi ini, pembelajaran menjadi proses sosial yang dinamis dan berkelanjutan.<\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>Fondasi Akademis<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li><strong>GELIAT<\/strong> didasarkan pada model konseptual pembelajaran sosial-kolaboratif yang dikembangkan dalam penelitian disertasi doktoral Marcel. Model ini mengintegrasikan teori pembelajaran sosial Albert Bandura dengan teori <em>Community of Practice<\/em> dari Lave dan Wenger, menciptakan kerangka kerja komprehensif untuk pembelajaran digital berbasis komunitas.<\/li>\n<li>Implementasi <strong>GELIAT<\/strong> mengadopsi kerangka <strong>&#8220;3C&#8221;<\/strong> yang terdiri dari <strong>Connect<\/strong> (menghubungkan dengan pengetahuan digital), <strong>Collaborate<\/strong> (berkolaborasi dalam penerapan), dan <strong>Cultivate<\/strong> (mengembangkan kapasitas berkelanjutan). Pendekatan ini memastikan bahwa pengembangan literasi digital tidak hanya berfokus pada keterampilan teknis, tetapi juga pada aspek sosial dan pemberdayaan komunitas.<\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>Mendukung Visi Nasional Literasi Digital<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li><strong>GELIAT<\/strong> merupakan inisiatif <em>bottom-up<\/em> yang mendukung program kampanye literasi digital yang dicanangkan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) Republik Indonesia. Berbeda dengan pendekatan <em>top-down<\/em> konvensional, <strong>GELIAT<\/strong> memposisikan komunitas sebagai subjek aktif dalam transformasi digital, bukan sekadar penerima pasif program pemerintah.<\/li>\n<li>Dengan memperkuat empat pilar literasi digital nasional: <strong>keterampilan digital<\/strong>, <strong>keamanan digital<\/strong>, <strong>etika digital<\/strong>, dan <strong>budaya digital<\/strong>, <strong>GELIAT<\/strong> berkontribusi pada upaya kolektif untuk membangun masyarakat digital Indonesia yang inklusif, produktif, dan berdaya saing. Melalui pendekatan kolaboratif ini, <strong>GELIAT<\/strong> membantu menjembatani kesenjangan digital dan mendorong partisipasi yang lebih luas dalam ekonomi digital nasional.<\/li>\n<\/ul>\n<\/div>\n<div style=\"text-align: justify; font-size: 16px; line-height: 1.8;\">\n<div style=\"height: 40px;\"><\/div>\n<div style=\"display: flex; justify-content: center; align-items: center; margin: 20px 0;\">\n<div style=\"width: 720px;\" class=\"wp-video\"><video class=\"wp-video-shortcode\" id=\"video-231-1\" width=\"720\" height=\"720\" preload=\"metadata\" controls=\"controls\"><source type=\"video\/mp4\" src=\"https:\/\/geliat.web.id\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Geliat-Logo.mp4?_=1\" \/><a href=\"https:\/\/geliat.web.id\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Geliat-Logo.mp4\">https:\/\/geliat.web.id\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Geliat-Logo.mp4<\/a><\/video><\/div>\n<\/div>\n<p style=\"text-align: center; font-style: italic; margin-top: 30px;\"><strong><em>GELIAT: Bergerak Bersama, Meraih Literasi Digital untuk Indonesia yang Lebih Berdaya<\/em><\/strong><\/p>\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>GELIAT (GErak LIterAsi digiTal) Platform Kolaboratif untuk Literasi Digital Indonesia GELIAT hadir sebagai ruang digital yang menghubungkan dan memberdayakan komunitas dalam mengembangkan literasi digital. Lebih dari sekadar aplikasi pembelajaran, GELIAT menawarkan ekosistem interaktif di mana anggota komunitas dapat berinteraksi, berbagi pengetahuan, dan bertumbuh bersama dalam konteks transformasi digital Indonesia. Melalui pendekatan sosial-kolaboratif, GELIAT memfasilitasi pembelajaran [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"parent":0,"menu_order":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","template":"","meta":{"_bbp_topic_count":0,"_bbp_reply_count":0,"_bbp_total_topic_count":0,"_bbp_total_reply_count":0,"_bbp_voice_count":0,"_bbp_anonymous_reply_count":0,"_bbp_topic_count_hidden":0,"_bbp_reply_count_hidden":0,"_bbp_forum_subforum_count":0,"footnotes":""},"class_list":["post-231","page","type-page","status-publish"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/geliat.web.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/231","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/geliat.web.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/pages"}],"about":[{"href":"https:\/\/geliat.web.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/page"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/geliat.web.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/geliat.web.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=231"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/geliat.web.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/231\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/geliat.web.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=231"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}